Assalammu'alaykum wr.wb
Siapa yang tak pernah merasakan masa kecil? Ya masa kecil identik dengan kesenangan tanpa beban, bermain, nakal, dan lain-lain. Bahkan orang-orang dahulu yang terkenal hingga sekarang nakal pada masa kecilnya. Biasanya pula ada yang masa kecilnya kurang bahagia, tapi waktu besarnya sudah jadi orang-orang yang berhasil. Masya Allah sekali ya.
Kali ini Saya ingin berbagi masa kecilnya. Yaitu masa kecil dimana merasakan bagaimana tetap merasakan kebahagiaan dalam sulitnya kehidupan, bahkan sesulit apapun.
Masa kecilku banyak dihabiskan di kota Pontianak, meskipun 40% berada di Yogyakarta.
Saya lahir di salah satu rumkit di Pontianak. Saat itu adalah hari Rabu tanggal 27
Oktober 1999. Ada sebuah kejadian lucu ketika bapak Saya ingin mengambil Saya di suatu ruangan. Dan ternyata yang gendongnya bukanlah Saya, melainkan bayi orang lain. Sedangkan Saya sudah berada di gendongan mamak Saya.
Oktober 1999. Ada sebuah kejadian lucu ketika bapak Saya ingin mengambil Saya di suatu ruangan. Dan ternyata yang gendongnya bukanlah Saya, melainkan bayi orang lain. Sedangkan Saya sudah berada di gendongan mamak Saya.
Pada waktu sekitar 1-2 tahun, Saya tinggal di Purnama Permai. Sebelum akhirnya pindah ke Serdam. Saat itu keluarga kecil Saya belum punya rumah tetap. Selama tinggal di Serdam, Saya dititipkan di LKIA. Setelah cukup umur, Saya sempat TK di LKIA juga.
Sembari tetap melanjutkan sekolah, Saya bersekolah TK di Al-Fattah Yogyakarta, semoga masih ada ya. TK itu lumayan besar, bertingkat dua dan memiliki lapangan yang cukup luas pula di depannya dan biasanya digunakan untuk tempat olahraga dan drumband. Tepat di seberang gedung TK terdapat mushalla kecil. Saya bersekolah di SD Muhammadiyah Wirobrajan 1. Waktu masuk SD, masih malu-malu untuk berbicara di depan umum. SD di sana lumayan luas dengan tingkatan lantai 3. Kelas 1-2 di lantai 1, kelas 3-4 di lantai 2, dan kelas 5-6 di lantai 3. Di depan gedung belajar terdapat lapangan yang dilengkapi dengan tiang bendera dan biasanya digunakan saat upacara bendera hari Senin.
Selama di Yogya, bapak dan mamak terkadang mengajak kami sekeluarga untuk berekreasi. Mengungjungi candi Prambanan, kebun binatang, dan lain-lain. Alhamdulillah menyenangkan untuk anak kecil seumuran Saya. Oh ya hampir lupa, ketika berumur 4 tahun, Saya sudah memiliki seorang adik laki-laki yang bernama Taqy.
![]() |
| Add caption |
Nah saat-saat paling sering pindah sekolah itu waktu kelas 2 SD. Pindah sekolah 3 kali, yang pertama di Mempawah, yang kedua di Yogya di tempat yang sama waktu kelas 1 SD, dan yang ketiga di SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Dan setelah pindah ke SD Muhammadiyah 2, itulah kali terkahir pindah-pindah sekolah hingga sekarang.
Saat SD Saya bisa dibilang cukup beprestasi. Saat kelas 1 pernah ranking 6. Saat kelas 2 ranking 30-an. Sedikit-sedikit naik sampai ke 20-an saat kelas 3. Dan puncaknya saat kelas 4 berhasil dapat ranking 1 dalam 2 semester berturut-turut. Karena mendapat ranking 1, saat kelas 5 Saya disatukan kelasnya dengan anak-anak unggulan yaitu kelas 5A. Memang pada saat kelas 5 persaingan cukup ketat sehingga terkadang saja Saya masuk 5 besar. Sama seperti selanjutnya, Saya masuk 6A karena nilai jenjang kelas masuk 40 besar.
Sebelum mengakhiri post ini, Saya memberi tahu bahwa nem SD Saya adalah 27,3. Kalau dirata-ratakan menjadi 9,1. Akhir cerita SD, diadakan sebuah acara perpisahan.
| Ini saat sesi pembagian hadiah kepada siswa(i) yang dapat 100 ujian sekolahnya. Termasuk Saya, dapat mata pelajaran IPS |
Baiklah sekian dulu ya cerita singkat tentang masa kecil MI-KHA-EL dari lahir sampai SD. Tunggu post-post selanjutnya yaa :))
Assalammu'alaykum wr.wb



Komentar
Posting Komentar