Langsung ke konten utama

KEBIASAANMU YANG BERUBAH KARENA MODERNNYA TEKNOLOGI



Assalammu'alaykum wr. wb.

Teknologi dan informasi bukanlah suatu yang asing bagi kita, karena kita memang berada di jaman tersebut. Tapi sadarkah kita, bahwa teknologi dapat mengubah kebiasaan kita yang baik menjadi buruk? Penasaran? Yuk simak!

Berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman dari Saye (MI-KHA-EL), ada beberapa kebiasaan kita yang berubah seiring majunya jaman dan teknologi.

1. Jarang bersosialisasi
Di sekolah Saye, biasenye nda asing kalo liat teman-teman ngumpul, tapi semuanya malah asik sendiri liat smartphone nya masing-masing. Asal teman tahu, berosialiasi di dunia nyata ini lebih penting dan bermanfaat daripada di dunia media sosial. Padahal sejatinya, sosial media atau apps berbasis chat misalnya Whatsapp dan BBM digunakan sebagai media komunikasi dalam keadaan yang tidak memungkinkan kita dengan lawan bicara untuk langsung bertatap muka dalam waktu tertentu. Misalnya saat malam hari kita lupa halaman berapa PR Mtk yang dikerjain, jadi untuk mempersingkat waktu sebaiknya kita gunakan media singkat seperti Whatsapp tadi, atau paling minimal SMS lah. Contoh lainnya misalnya kita lihat sekarang anak-anak lebih banyak yang menghabiskan waktu bermainnya di dalam rumah yaitu seperti bermain gadget ataupun PS. Padahal sebelum adanya barang-barang itu, biasanya anak-anak bermain di lapangan dan biasanya mereka sudah janjian dulu sebelumnya setelah pulang sekolah.

2. Kurang menghargai waktu
Masih di sekolah Saye, sering Saye juga liat teman-teman pada waktu jam kosong lebih asik dengan PC dan smartphone masing-masing ketimbang ngerjain tugas mumpung waktu kosong, bisa dicicil.

3. Tidak memanfaatkan buku
Banyak orang yang biasanya mencari suatu masalah serta solusinya dalam dunia internet. Mereka beranggapan bahwa internet adalah yang paling lengkap dan paling mudah. Tapi ketahuilah teman, di internet itu belum tentu benar. Buku-buku ditinggalkan, kuota-kuota ditingkatkan. Anak SMA juga tidak jarang mencari jawaban soal-soal di internet, padahal di buku sudah sangat jelas, hanya tinggal kita saja yang paham atau tidak. Kebanyakan juga pelajar dan siswa itu cuma copypaste jawaban. Jadi isi dan arti dari jawaban itu kebanyakan mereka tidak tahu.

4. Malas belajar
Sekarang ini bukanlah hal yang sulit bagi pecinta game untuk mendapatkan game-game seru untuk dimainkan. Saking serunya, sampai lupa waktu, sampai lupa belajar. Padahal hakikatnya, game diciptakan sebagai media hiburan ketika kita sedang merasa buntu atau stress dengan hidup ini, bukan menjadikannya sebagai kebutuhan pokok. Ingat teman, game-game seperti ini sengaja dibuat, agar kita sebagai generasi penerus bangsa menjadi terlena dengannya. Inilah salah satu cara mereka menjajah kita.

5. Jarang berolahraga
Jaman dulu orang ke warung jalan kaki atau naik sepeda. Sekarang? Cuma 30 meter aja naik motor. Kalo dulu mainannya layang-layang. Mainnya lari-lari. Kalo sekarang mainnya gadget. Tinggal duduk aja seharian di depan komputer atau gadget lainnya.

6. Boros uang
Gadget, smartphone, tablet, netbook, notebook, motor, mobil, bukan barang-barang yang murah loh. Mungkin bagi orang-orang yang kaya, membeli barang-barang itu bukanlah suatu masalah. Tapi pernahkan terlintas di pikiran kita jika masing-masing dari orang kaya itu menyisihkan uangnya untuk diberikan kepada fakir miskin di negara ini? Lebih baik tabung aja deh tuh uang, untuk persiapan naik haji, insya Allah.

7. Tidak Terlatih Dalam menemukan sesuatu
Misalnya kita mau beli buku. Semestinya tempat yang kita cari itu toko buku, iya nda? Nah zaman udah berubah, kita bisa beli buku online. Memang sih kita dapat menghemat biaya transportasi, tapi bukannya lebih baik kita pergi ke sana sendiri supaya kita terlatih untuk mencari sesuatu yang kita inginkan, dengan cara bertanya atau melihat plang genre yang terpampang di atas rak buku. Keuntungan lainnya bisa saja kita bertemu dengan kenalan atau teman yang bisa kita ajak ngobrol atau diskusi. 

Kesimpulan
Di era modern sekarang ini kita tidak mungkin lepas dari yang namanya teknologi. Jika kita tidak bijak dalam menggunakan teknologi, maka siap-siap saja kita akan hancur olehnya.

Baiklah sekian artikel singkat yang mudah-mudahan bermanfaat. Semoga untuk kedepannya kita dapat menggunakan teknologi lebih bijak lagi. Jika ada kalimat yang kurang berkenan, mohon dimaafkan dan silahkan tinggalkan komentar untuk sama-sama kita memperbaikinya. Oke salam semangat teman-teman!

Assalammu'alaykum wr. wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KARTINI 2016

Assalammu'alaikum        Apa kabar teman? Mudah-mudahan kita selalu dalam keadaan sehat wal 'afiat. Aamiin. Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang salah satu event/momen tahunan di SMA Negeri 1 Pontianak. Tahun 2016 ini, Kartinian dirayain agak terlambat. Kartini yang harusnya diperingatin setiap tanggal 21 April ini malah dirayain oleh sekolah saya pada tanggal 2 Mei. Memang sih kesannya sangat terlambat, tapi lebih baik diadakan daripada tidak sama sekali.        Kalian pasti bertanya-tanya kenapa bisa seperti itu. Jadi awalnya sekolah ngira bakal ada pembukaan O2SN di Smansa. Biasanya perayaan Kartini tuh ngambil hari sekolah dan jadinya ga belajar. Nah kalo bakal ada pembukaan O2SN, artinya sekolah akan libur juga pada hari itu. Sekolah ga mau kita libur 2 hari. Jadinya sekolah minta acara Kartiniannya diganti tanggal 2 Mei bertepatan juga dengan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional). But, ternyata pembukaan O2SN ga jadi di Smansa. ...

SMANSA PUNYE CERITE : KARTINI SMANSA 2015

Ibu kita Kartini... Putri Sejati... Putri Indonesia... Harum Namanya Ya itu lah sepenggal lirik lagu "Ibu Kita Kartini" yang diciptakan oleh W.R. Soepratman. Kartini adalah inspirasi kita semua, terutama kaum wanita di Indonesia. Beliau dengan semangat memperjuangkan emansipasi manusia. Sehingga, sekarang wanita Indonesia dapat hidup sederajat dan setara dengan kaum pria pada umumnya. Wanita boleh hidup seperti laki-laki, namun tidak boleh menjadi laki-laki :p Lalu, bagaimana dengan kemeriahan Kartini di SMANSA? Haha walaupun perayaannya cukup sederhana, tapi mudah-mudahan dapat menjadi suatu tolak ukur sampai dimana kita bisa melanjutkan emansipasi itu. Dengan terencana, bagaimanan seorang wanita berpartisipasi dalam sebuah wadah kehidupan yang penuh dengan isi yang berbeda. Jadi cerita nya nih, kami sudah membentuk kepanitiaan ini sejak beberapa minggu sebelum hari pelaksanaan. Dan MI-KHA-EL sendiri dipilih menjadi seksi acara. Kepanitaan itu diketua...

MID

haduuhh, udh lwt 5 pelajaran mid semester. Tinggal 7 lagi nih. Semangaattt.. berikut ini tips bagi yang ingin belajar : 1. Berdo'a 2. Niat 3. Serius 4. Tenang dan Santai